Menyediakan Informasi Yang Bermanfaat Bagi Kita

Minggu, 12 Januari 2020

Kenali Penyebab Umum Gawat Janin pada Ibu Hamil


Gawat janin dan penyebab umum gawat janin merupakan suatu hal yang harus diketahui oleh ibu hamil. Gawat janin merupakan kondisi saat janin tidak memiliki cukup oksigen pada saat masa kehamilan atau pada saat masa persalinan. Resiko yang ditimbulkannya sangat berbahaya. Kurangnya aliran janin pada bayi dapat menyebabkan perkembangan pertumbuhan bayi terhambat dan tidak bisa seperti bayi yang normal. Terlebih lagi, jika kekurangan oksigen yang dialami bayi sudah parah, hal tersebut dapat menyebabkan bayi meninggal dunia dalam kandungan.



Semua ibu hamil pasti ingin bayi yang dikandungnya sehat dan normal sampai proses persalinan selesai. Namun gawat janin bukanlah penyakit yang bisa dikendalikan. Gawat janin bisa dialami oleh siapapun. Walaupun begitu, Anda tetap bisa mencegah gawat janin ini terjadi. Untuk itu, perlu diperhatikan beberapa penyebab umum adanya gawat janin ini.

Beberapa Penyebab Umum Gawat Janin

Mengalami gangguan plasenta

Gawat janin bisa disebabkan oleh gangguan plasenta yang terjadi selama masa kehamilan. Gangguan plasenta terdapat beberapa jenis yaitu Plasenta Previa, Plasenta Abrasi dan Ruptur Urin.

     Plasenta Previa

Gangguan Plasenta Previa dapat menyebabkan pendarahan yang parah saat masa kehamilan. Pendarahan tersebut dapat membuat janin yang ada di dalam perut kekurangan oksigen dan juga berbahaya bagi kesehatan ibu.

     Plasenta Abrasi

Gangguan Plasenta Abrasi dapat menyebabkan plasenta mengalami pemisahan diri dari dinding rahim. Pada awalnya, pasien akan mengalami pendarahan dalam, namun setelah itu bisa semakin parah.

     Ruptur Urin

Ruptur urin juga tidak kalah berbahaya dari gangguan plasenta lain. Ruptur urin adalah kondisi dimana dinding rahim mengalami kerusakan dan beresiko pecah. Kondisi ini sangat berbahaya bagi keselamatan janin dan juga ibunya.

Terjadi Preeklampsia dan Eklampsia

Preeklampsia merupakan gangguan yang terjadi kepada ibu hamil dimana pada usia kehamilan trimester ketiga, tekanan darah pada ibu hamil meningkat drastis. Hal ini tentu tidak normal. Jika semakin parah, maka akan terjadi Eklampsia. Hal ini biasanya disebabkan karena ibu mengalami obesitas dan hipertensi. Bisa juga karena kehamilan kembar dan penyakit gagal ginjal.

Mengalami Diabetes

Diabetes gestasional adalah pemicu ibu hamil mengalami gawat janin. Hal ini terjadi pada saat kandungan gula darah pada ibu hamil.sangat tinggi pada saat kehamilan. Beberapa pemicu yang menyebabkan ibu hamil mengalami diabetes gestasional diantaranya pernah menderita diabetes saat sebelum hamil, ibu mengalami obesitas atau sebelumnya pernah melahirkan bayi yang memiliki berat di atas rata-rata.

Mengalami Prolap Tali Pusar

Penyebab umum gawat janin juga bisa disebabkan oleh Prolap Tali Pusat. Hal ini terjadi ketika tali pusar bergerak lebih dahulu dari bayi sehingga ketika bayi bergerak turun, tali pusar tersebut terjepit. Kejadian tersebut membuat pasokan oksigen pada janin berkurang hingga tak cukup. Hal yang menyebabkan terjadinya Prolap Tali Pusar antara lain persalinan yang prematur, kelebihan cairan ketuban dan juga gerakan bayi yang terlalu aktif.

Distosia Bahu saat Persalinan

Penyebab umum gawat janin juga bisa terjadi di proses persalinan salah satunya distosia bahu. Distosia bahu terjadi ketika kepala bayi sudah keluar dari jalan lahir namun bahu bayi masih terjebak. Hal ini beresiko dapat mencederai bayi hingga cacat permanen. Yang berpotensi terjadi distosia bahu adalah bayi yang memiliki berat badan berlebih, ibu mengalami obesitas, dan lain sebagainya.

Sumber:
https://www.google.com/amp/s/hamil.co.id/masalah-kehamilan/gangguan-kehamilan/fetal-distres/amp
https://www.alodokter.com/gawat-janin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar