Menyediakan Informasi Yang Bermanfaat Bagi Kita

Rabu, 18 Maret 2020

Penyebab dan Komplikasi Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai


Tekanan darah pada manusia sangat berperan terhadap kesehatannya secara menyeluruh. Anda pasti sering mendengar penyakit darah tinggi atau hipertensi dimana manusia memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan tekanan normal. Normalnya seorang manusia memiliki tekanan antara 120 mmHg per 80 mmHg dan disesuaikan juga dengan berat badan dan tinggi badan. Jika berada di atas angka tersebut berarti mereka memiliki hipertensi dan bila berada di bawah angka tersebut berarti memiliki hipotensi.



Hipertensi merupakan penyakit yang saat ini banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Hipertensi juga menjadi penyebab masalah kesehatan lainnya. Tak jarang penderita hipertensi mengalami stroke dan serangan jantung yang berujung pada kematian mendadak. Karena itu penyakit ini sangat ditakuti oleh banyak orang terutama mereka yang memiliki resiko tinggi terkena hipertensi. Apa sih penyebab hipertensi ini dan kondisi seperti apa bagi seseorang yang memiliki resiko tinggi terkena hipertensi? Apa juga penyakit yang bisa disebabkan oleh kondisi ini? Berikut ini adalah informasinya untuk Anda.

Penyebab hipertensi:

  1. Konsumsi garam berlebihan.
Garam sebenarnya merupakan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan metabolisme. Namun kebanyakan makan garam juga dapat menyebabkan penumpukan natrium di dalam tubuh sehingga memberatkan kerja ginjal. Penumpukan natrium di dalam tubuh lambat laun juga akan melemahkan pembuluh darah dan menghasilkan tumpukan plak di dalamnya yang membuat arteri semakin sempit dan terjadilah hipertensi.

  1. Stress.
Stres menyebabkan pelepasan hormon kortisol, adrenalin dan norepinefrin yang menyebabkan pembuluh darah menyempit serta meningkatkan denyut jantung.

  1. Kurang aktivitas.
Mereka yang kurang aktivitas juga cenderung memiliki hipertensi dibandingkan mereka yang memiliki aktivitas rutin setiap harinya.

  1. Obesitas.
Pemilik obesitas akan memiliki hipertensi jika pembuluh darahnya sudah dipenuhi dengan jaringan lemak sehingga aliran darah menjadi sempit dan dibutuhkan kerja jantung yang ekstra untuk bisa mengalirkan darah menuju seluruh tubuh.

  1. Kolesterol tinggi.
Sama seperti pada pemilik obesitas, tumpukan kolesterol di dalam pembuluh darah juga menyebabkan hipertensi.

  1. Merokok.
Rokok terbukti meningkatkan tekanan aliran darah setelah hisapan pertama sehingga di kemasan rokok sudah jelas diberikan warning bahwa merokok dapat menyebabkan hipertensi.

Dari berbagai penyebab hipertensi di atas, Anda bisa menghindarinya sehingga memiliki tekanan aliran darah yang normal untuk kesehatan. Perlu diketahui, ada banyak komplikasi penyakit yang bisa disebabkan oleh hipertensi dan beberapa diantaranya sangat berbahaya. Berikut ini adalah komplikasi penyakit yang bisa terjadi akibat hipertensi yang perlu Anda waspadai:

  1. Gangguan fungsi ginjal.
Jika hipertensi dibiarkan berlarut-larut maka kerja ginjal akan semakin terbebani. Kondisi ini bisa berakhir dengan gagal ginjal dimana pasien harus melakukan cuci darah selama hidupnya.

  1. Serangan jantung.
Hipertensi akibat adanya penyumbatan di pembuluh darah baik karena lemak, kolesterol ataupun plak dapat mengakibatkan serangan jantung yang berujung pada kematian mendadak.

  1. Stroke.
Komplikasi yang paling ditakuti oleh para penderita hipertensi adalah stroke dimana aliran darah menuju otak terlambat atau terhenti sementara akibat adanya sumbatan dari lemak maupun kolesterol.

Bagi Anda yang memiliki gaya hidup kurang sehat sebagai penyuka makanan asin, kurang olahraga dan memiliki kebiasaan merokok, mulai sekarang, hindari penyebab tekanan darah tinggi tersebut jika Anda ingin jauh dari penyakit komplikasi hipertensi seperti serangan jantung, stroke dan gangguan fungsi ginjal yang menyebabkan Anda harus melakukan cuci darah dua kali seminggu selama sisa hidup.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar